Jaga Marwah Aceh, Persiraja Laporkan Wasit Kontroversial di Laga Perebutan Tiket Promosi ke Liga 1

oleh -9 Dilihat
oleh
jaga marwah aceh persiraja laporkan wasit kontroversial di laga perebutan tiket promosi ke liga 1 e4184c4

bacadisini.web.id.COM – Manajemen Persiraja Banda Aceh telah mengumumkan wasit Cahya Sugandi untuk laga leg pertama perebutan juara 3 Liga 2 2023/2024 2023/2024 melawan Malut United pada Selasa (5/2/2024).

Hakim Cahya Sugandi diyakini memberikan keputusan kontroversial yang berujung kekalahan Persiraja.

Momen tersebut terpenuhi ketika wasit Persiraja tidak memberikan hadiah penalti pada menit terakhir babak kedua (90+2′).

Bahkan, lewat tembakan pelan, bek Malut United Jeong Homin terlihat melakukan kontak dengan Al Muzanni.

Jeong Homin, kehilangan pijakan, harus berlutut pada Al Muzanni untuk menghentikannya.

Keputusan kontroversial ini menyulut seisi stadion Langsa Banda Aceh.

Para pemain, ofisial, dan suporter di tribun berusaha mengucilkan wasit. Laga play-off atau perebutan juara 3 Liga 2 2023/2024 antara Persiraja Banda Aceh vs Malut United di Stadion Langsa, Selasa (05/03/2024).

Hal ini patut disebutkan karena jika wasit memberikan penalti maka akan membuka peluang kemenangan bagi Persiraja.

Ya, Persiraja mampu menang 1-0 dengan leg pertama yang bersih.

Namun sayang, hal itu tak bisa terlaksana, delapan puluh 0-0 untuk kedua tim.

Secara berpasangan, yang sudah mendapat intervensi tahap penuh, harus ditutup terlebih dahulu.

Situasi bertambah buruk ketika semakin banyak suporter yang berhasil masuk ke lapangan. Persiraja protes

Usai pertandingan, manajemen Persiraja langsung bertindak mengusut dugaan kecurangan tersebut.

Setelah mengetahui tujuan klub, Persiraja akan menginformasikan kepada PSSI dan Anti Mafia Sepak Bola mengenai peralatan tersebut.

Nama-nama yang diberitakan merupakan laga penuh antara Persiraja dan Malut United.

Di antaranya Hakim Cahya Sugandi, Asisten Wasit 1 Wisda Firmada, dan Asisten Wasit 2 Hendra Cipta Nasution. Hakim cadangan, Axel Febrianus. Evaluator sekaligus juri, Alil Rinenggo.

Presiden Persiraja, H. Nazaruddin Dek Gam mengatakan, langkah tersebut perlu dilakukan demi menjaga kehormatan Persiraja.

Wasit mengatakan kepada kami bahwa kami sangat kecewa dengan keputusan tersebut, kata Nazaruddin.

“Anda yakin langkah ini harus kita ambil untuk menjaga keutuhan perjuangan dan harga diri Aceh.”

Selain urusan hukum sepak bola, Polres Persiraja dan DPR RI juga ikut terlibat.

“Kami juga akan melibatkan guru sebagai mitra kerja Komite III DPR RI.”

“Ini harus didalami jika ada indikasi adanya pengaruh atau intervensi pihak lain,” jelasnya.

Dengan demikian, segala protes dilakukan sambil menunggu hasil investigasi Persiraja dan pihak masing-masing. Menentukan derajat

Yang jelas karir Persiraja berlanjut di babak kedua perebutan peringkat 3 liga.

Dimana Persiraja akan mendapat giliran melawan tuan rumah Malut United, Sabtu (3/9/2024).

Pertarungan ini adalah permainan hidup atau mati bagi kedua belah pihak.

Tim yang memenangkan pertandingan otomatis lolos promosi ke liga musim 1 2024/2025.

Persiraja dan Malut United PSBS Biak serta PS Semen Padang dipastikan menjadi pihak pertama yang menelepon.

(bacadisini.web.id.com/Bayu Panegak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.