Mewaspadai Bahaya Gula Tersembunyi pada Makanan

oleh -8 Dilihat
oleh
mewaspadai bahaya gula tersembunyi pada makanan e1269f8

bacadisini.web.id.CO.ID, JAKARTA – Ahli Gizi Unit Pelayanan Gizi Rumah Sakit Umum Pusat Nasional, dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Virlianita Ahdianti, mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap gula yang terkesan tersembunyi dalam makanan dan tanpa disadari. bertambah berat. “Saat kita mengonsumsi makanan tertentu, yang tidak kita sadari adalah makanan tersebut mengandung gula berlebih. Misalnya minuman masa kini, rata-rata tanpa kita sadari, mengandung gula berlebih,” ujarnya dalam diskusi tentang penatalaksanaan pola makan obesitas. . Dihadiri secara online di Jakarta, Selasa (23/1/2024).

Fairley mengatakan, dalam satu cangkir kopi ukuran sedang yang biasa dikonsumsi orang saat ini, terdapat sekitar empat hingga lima sendok makan gula. Ia menambahkan, “Faktanya, Kementerian Kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan konsumsi gula maksimal empat sendok makan per hari.”

Selain gula, kata Fairley, zat berbahaya lainnya yang dikonsumsi dalam jumlah banyak adalah garam atau natrium. Ia mengatakan, banyak makanan yang menggunakan natrium dalam jumlah berlebihan, terutama makanan instan, padahal rasa makanannya tidak asin.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat menghindari makanan yang mengandung kandungan tersebut, agar berat badannya tetap terjaga dan tidak mengalami obesitas. Selain itu, Fairley juga berpesan kepada masyarakat untuk mengonsumsi makanan sehat dan seimbang sesuai anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui program “Feel My Plate”.

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saxono Harpuwono sebelumnya mengatakan program gizi seimbang bertajuk “Isi Piringku” merupakan bentuk intervensi yang tepat dalam menurunkan laju pertumbuhan obesitas di Indonesia. “Program ‘Isi Piringku’ yang dilaksanakan di Puskesmas merupakan langkah positif dalam mencapai gizi seimbang dan mencegah obesitas,” kata Dante.

Ia mengatakan, program Isi Piringku mencakup kualitas dan komposisi makanan yang dikonsumsi, yang sebelumnya dikenal dengan istilah Empat Sehat Lima Sempurna. Secara umum, isi piring menggambarkan porsi makanan yang dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari 50 persen buah dan sayur, sedangkan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.