Jadon Sancho & Marcel Sabitzer Kompak Bikin Manchester United Menyesal di Liga Champions

oleh -8 Dilihat
oleh
jadon sancho marcel sabitzer kompak bikin manchester united menyesal di liga champions 6c0cea7

bacadisini.web.id.COM – Keberhasilan Borussia Dortmund mencapai babak semifinal Liga Champions 2023/2024 menyisakan cerita bagi Jadon Sancho dan Marcel Sabitzer.

Sancho dan Sabitzer memiliki sejarah yang tidak terduga sebagai pesepakbola profesional musim ini.

Baik Sancho dan Sabitzer bermain bersama di Manchester United sebelum bekerja sama di Borussia Dortmund.

Hingga musim 2022/2023, dua pemain berbeda kewarganegaraan akan bertarung berseragam Manchester United.

Bedanya, Sancho berstatus pemain permanen, sedangkan Sabitzer hanya berstatus pinjaman di Manchester United. Gelandang Manchester United asal Austria Marcel Sabitzer (kanan) merayakan gol kedua timnya pada pertandingan leg pertama perempat final Liga Eropa UEFA antara Manchester United dan Sevilla di Manchester, barat laut Inggris di stadion “Old Trafford” di kota itu, 13 April, 2023. (Darren Staples). /AFP)

Sancho sendiri sedang berjuang untuk kembali bermain di Manchester United.

Pada 2017 hingga 2021, ia memperkuat Borussia Dortmund dan bermain gemilang.

Saat Sancho pindah ke Manchester United pada musim panas 2021, kariernya tiba-tiba merosot tajam.

Selama 3,5 tahun memperkuat Manchester United, Sancho berhasil menciptakan beberapa momen ajaib.

Masa jabatan Sancho di Manchester United sejatinya terancam ketika berselisih dengan manajer Erik Ten Haag.

Terakhir, Sancho akhirnya terdepak dari tim Manchester United dan diskors dari kompetisi pada pertengahan musim ini.

Untungnya, Sancho akhirnya bisa keluar dari pengasingan setelah Borussia Dortmund menunjukkan minat untuk mengontraknya kembali. Pemain sayap Manchester United Jadon Sancho (kanan) berbicara dengan pelatihnya Erik ten Haag (kiri) saat laga Liga Inggris melawan Leeds United di Elland Road, 12 Februari 2023. (Oli SCARFF/AFP)

Borussia Dortmund yang dipinjamkan hingga akhir musim ini berusaha mempertahankan karier Sancho.

Keputusan Borussia Dortmund dan Sancho untuk kembali bekerja sama tampaknya membuahkan hasil.

Sedikit demi sedikit, Sancho mulai kembali menemukan performa terbaiknya untuk Borussia Dortmund.

Mengenakan nomor punggung sepuluh, Sancho tampak kembali menikmati bermain sepak bola.

Baru-baru ini, Sancho menjadi pemain kunci dalam perjalanan Borussia Dortmund ke semifinal Liga Champions musim ini.

Meski gagal mencetak gol dalam dua laga melawan Atletico di perempat final Liga Champions.

Sancho masih layak dianggap sebagai pemain penting yang membantu timnya mencapai empat besar.

Secara statistik, di babak kedua, Sancho bermain gemilang selama 86 menit melawan Atletico.

Pemain berusia 24 tahun itu berhasil melakukan 59 sentuhan dan menyelesaikan 33 umpan sukses dari 38 percobaan.

Akurasi passing Sancho pun mencapai 87 persen saat menghadapi Atletico Madrid di kandang sendiri.

Meski tak melepaskan tembakan ke gawang Jan Oblak, Sancho beberapa kali melakukan umpan kunci ke lini depan.

Sancho pada akhirnya mampu membantu timnya bangkit dan lolos ke babak semifinal Liga Champions. Sabitzer yang menjadi andalan lini tengah “setan merah” musim lalu menunjukkan permainan yang lebih cemerlang.

Sabitzer, yang merasa tidak dibutuhkan di Manchester United, menikmati masa bagus di Dortmund musim ini.

Sabitzer mampu menunjukkan performa apik saat Borussia Dortmund mengalahkan Atletico di babak perempat final.

Sebuah gol dan dua assist di leg kedua melawan Atletico Madrid layak mendapat pujian dari Sabitzer sebagai pahlawan.

Berkat penampilan apiknya, Sabitzer mampu mengantarkan Borussia Dortmund ke babak semifinal.

Setelah melihat keajaiban Sancho dan Sabitzer, Borussia Dortmund jelas merasa mendapat keuntungan besar atas investasinya.

Di sisi lain, peningkatan penampilan Sancho dan Sabitzer secara bersamaan menjadi pukulan telak bagi Manchester United.

Manchester United, eks klub Sancho dan Sabitzer, sedang kesulitan musim ini. Striker Manchester United Denmark #11 Rasmus Hoylund selama pertandingan Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Bournemouth di Old Trafford pada 9 Desember 2023 di barat laut Inggris mengungkapkan pemikirannya setelah kebobolan gol ketiganya dalam pertandingan tersebut. (OLI SCARFF/AFP)

Nasib Manchester United tetap suram setelah tersingkir secara tragis di babak grup Liga Champions musim ini.

Manchester United terancam tidak mengikuti Liga Champions musim depan karena inkonsistensi di liga domestik.

Berdasarkan klasemen Liga Inggris, Manchester United masih berada di peringkat keenam dengan 50 poin.

Jarak antara “Manchester United” dan “Aston Villa” yang berada di empat besar adalah 13 poin.

Dengan enam pertandingan tersisa, Manchester United membutuhkan keajaiban untuk finis di empat besar.

Jika gagal masuk zona empat besar, harapan Manchester United untuk tampil di Liga Champions dipastikan pupus.

Jika skenario seperti itu terjadi, akan sulit menyelamatkan musim penuh kedua Eric Ten Hag di Manchester United.

(bacadisini.web.id.com/Dwi Setiawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.