Isi Rumah dr Tompi yang Didesain ala Museum, Harganya Ditaksir Rp100 Miliar

oleh -10 Dilihat
oleh
isi rumah dr tompi yang didesain ala museum harganya ditaksir rp100 miliar a4435ea

bacadisini.web.id.com, Jakarta – Dibandingkan seorang dokter, dr Tompei lebih dikenal sebagai penyanyi dengan lagu-lagu hitsnya seperti “Open My Heart”. Pria kelahiran Aceh, Loxemawe, belakangan ini jarang terlihat bermusik, malah disibukkan dengan karir utamanya sebagai dokter bedah kulit.

Berkarier sebagai dokter bernama asli Teuku Adifitrian, pria ini memiliki rumah mewah senilai Rp 100 miliar. Pada Jumat (2/2/2024), bacadisini.web.id.com mengutip Hot Team yang menyebut rumah tersebut menarik perhatian di dunia maya.

Rumah berusia 45 tahun yang didesain dengan gaya museum dan terkesan belum selesai ini menjadi perbincangan banyak orang. Pelantun “Sedari Dulu” itu punya tempat di rumahnya bernama T-Space.

Ada klinik, ruang seni, dan kafe yang tersedia untuk umum. Rumah di kawasan Bingaro ini mendadak jadi pusat perhatian, apalagi setelah dikunjungi YouTuber Atta Halilintar.

Ditemani istri Tompey, Arti Indira, Atta mengamati setiap sudut rumah Dr Tompey yang bernilai Rp 100 miliar itu. Menurut suami Aurel Hermansyah, sudut paling unik adalah bangunan mirip mal di belakang rumahnya.

“Rumah ini unik guys, di belakang rumah dokter besar, unik banget, dan di depannya ada gedung lain, mall macam apa ini? Hanya ada sedikit orang di depan rumah, dan memasuki rumah itu seperti masuk. Sebuah mall, komentar Atta setelah melihat sekeliling.

Ternyata rumah yang sangat luas ini lebih dari sekedar ruang tamu. Tompai sengaja membangunnya sebagai tempat para seniman berpameran.

Rumah mewah Tompei dikenal mencerminkan estetika dan kreativitas yang tinggi. Luas tanah 6.400 meter persegi dan luas bangunan 1.000 meter persegi.

Konsep estetis sudah terasa di pintu masuk, dan koridornya dihiasi karya fotografi pribadi Tompey. Selama 1,5 tahun proses pembangunan rumah, setiap detailnya diperhatikan.

Rumah ini juga terinspirasi dari museum, menciptakan lingkungan rumah yang tak pernah terpuaskan bagi penghuninya. T-Space menjadi pusat segala macam kegiatan, dan daya tarik utamanya adalah ruang seni gratis bagi seniman dan fotografer.

Selain itu, fasilitas lengkap seperti klinik, restoran, dan kafe semakin memperkaya pengalaman di rumah Tompey. Konsep duplex terlihat dari kamar tidur utama. Desain berbahan dasar kayu yang belum difinishing memberikan efek natural yang unik.

Kolam yang panjang dan agak lebar juga bisa dilihat di masa lalu. Di sisi lain juga terdapat kolam yang menambah kesan asri pada rumah ini.

Di sisi lain, di dalam gedung juga terdapat kafe, dan suasana estetis diberikan oleh gambar-gambar di dinding. Koleksi Tompey juga mencakup sejumlah sepeda dan mobil mewah, salah satunya Mini Cooper. 

Kamar berkonsep semi terbuka menawarkan udara segar dan balkon yang mengarah langsung ke gym Tompey Clinic. Koleksi lengkap peralatan olah raga, peralatan, pakaian dan mobil menambah kekayaan rumah Tompey. 

Setiap detail rumah ini didesain untuk kenyamanan penghuninya, sehingga menciptakan rumah yang tidak hanya mewah namun juga penuh inspirasi. Jangan heran jika ada orang asing yang mampir ke rumahnya, karena rumah Tompey juga memiliki dapur yang dibuka untuk umum.

“Kami mengubahnya menjadi pusat kreatif,” kata Topa Atta sambil melihat sekeliling.

Berbicara secara eksklusif tentang inspirasi rumah mirip museum, Tompey dan istrinya mengaku senang mengunjungi galeri dan berpameran saat bepergian ke luar negeri. Atta Khalilintar pun tergelitik, kemungkinan memiliki rumah mewah sebesar itu datangnya dari pekerjaannya sebagai penyanyi atau dokter bedah.

“Semuanya campur aduk,” kata Tompey.

Namun diakuinya, dalam dua tahun terakhir, Dr. Thompey lebih fokus pada karir medisnya. Ruangan yang sangat besar ini tidak serta merta dipenuhi dengan segala macam furnitur, bahkan untuk gym mereka membayar satu per satu peralatan olahraga.

Beralih ke dapur, Dr. Tompey mempercayakan desainnya kepada pria setempat, Sani Hart, yang juga mengelola rumah anak laki-laki William. Saat mereka berkunjung, kopi disajikan dengan menunggang kuda. Antara lain, mereka berbicara tentang pertemuan Dr. Tompey dengan istrinya dan hubungan enam tahun mereka selama masa studinya.

Tompey dan istrinya telah menikah selama 17 tahun. Mereka menikah setelah lulus dari sekolah kedokteran, dan Tompey serta istrinya kembali bersekolah untuk menjadi dokter. 

Lepaskan, hidup bersama ada kebisingan, menyenangkan, yang penting yang satu melambat dan yang lain melambat, katanya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.