Beli Beras Dibatasi di Ritel Moderen, Bos Bapanas: Biar Merata

oleh -13 Dilihat
oleh
beli beras dibatasi di ritel moderen bos bapanas biar merata 048a64a

Arief Prasetyo Adi, Direktur Badan Pangan Nasional (Bapanas) DKI Jakarta, kepada bacadisini.web.id.com, alasan membeli beras di toko kelontong modern hanya 2 paket dengan berat kurang dari 5 kilogram (kg). Menurut dia, proses ini dilakukan agar masyarakat bisa mendapatkan beras secara perseorangan.

Menurut dia, selama ini terjadi pembatasan beras di toko kelontong modern seperti Alfamart, Indomaret, dan Superindo. Selain itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan instruksi bagaimana menyikapi situasi beras nasional saat ini. Badan Pangan Nasional bersama Presiden, Menteri Perdagangan, Menteri BUMN, Menteri Keuangan, Menko Perekonomian, Dirut Bulog pagi ini dipanggil dari Istana dan membahas situasi beras saat ini. hari ini cukup beras, dan hari ini lagi segera setelah beras cukup. Anti kampanye untuk pemerataan, kata Arief di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Ia menegaskan, bersama Bapanas Perum Bulog terus menyusun Rencana Ketahanan Pangan Negara (CPP). Saat ini Bulog menguasai 1,2 juta ton beras, belum lagi beras impor sebanyak 500.000 ton.

Makanya saya tegaskan hari ini produk resminya sudah lengkap. Ini mencegah pembelian beberapa bulan dan sudah diterapkan sejak tahun lalu. Kenapa dibatasi 2 paket dengan total 10 kilogram (kg)? pembagiannya buat satu keluarga pun dengan 5 beras, “-10 kg cukup,” sambungnya.

Menurut dia, mulai Oktober 2023, pembelian beras di pasar dilarang, terutama dalam Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Tujuannya, mengajak masyarakat untuk bijak membeli sesuai kebutuhannya, sehingga masyarakat tidak berinvestasi beras di luar kebutuhan normal.

Arief mengatakan, pemerintah akan memasarkan beras. Hal ini merupakan perintah Presiden Jokowi menyikapi mahalnya beras dan tingkat konsumsi.

“Makanya Presiden perintahkan semuanya diangkut dengan beras lima kilogram dan dikirim langsung ke pasar tradisional dan pasar niaga modern. Saya juga disuruh keluar dari Cipinang karena di sini banyak produknya, tapi pasar komersial saat ini tidak banyak produknya. “Jadi mulai penggilingan padi, semua yang ada di lingkungan beras nasional, pelanggan termasuk pedagang besar, BUMN dan BUMD, kita cetak sampai 5kg, akan kita lakukan dengan cepat,” jelasnya.

 

Komisi Persaingan Usaha (PKC) mengamati harga beras, gula, dan cabai mengalami kenaikan. Ketua CPP M. Fanshurullah Asa juga mengingatkan adanya kartel yang sengaja memanipulasi harga.

Untuk memastikan harga sejumlah produk pangan, CPP sepakat dengan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Cihapit Bandung dan Griya Pahlawan Bandung.

Survei ini dilakukan menjelang bulan Ramadhan untuk mencegah permainan harga dan pembatasan pasokan di Jabar, serta stabilitas komoditas di Jabar, kata Fanshurullah dalam keterangannya yang dikutip Senin (12/2/2024). ).

Dalam penelusurannya, diketahui harga beras di pasaran tergolong tinggi. Ada perbedaan harga yang sangat besar dibandingkan harga eceran biasanya. Misalnya, satu kilogram (kg) beras kualitas tinggi rata-rata dijual Rp 16.900. Angka ini meningkat sebesar 21,8 persen.

Padahal HET beras terbaik yang ditetapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) adalah Rp 13.900/kg. Sedangkan rata-rata beras mengalami kenaikan sebesar 28,44 persen, HET dari Rp 10.900/kg menjadi Rp 14.000/kg.” Dia berkata. .

 

Setelah itu, cabai merah mengalami peningkatan besar menjelang Ramadhan. HET cabai merah Rp 55.000/kg, namun harga pasar cabai merah Rp 150.000/kg naik 172,73 persen, lebih tinggi dari yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, komoditas cabai merah juga turun rata-rata 33,06% dengan harga Rp55.000-82.160 per kilogram.

Selain beras dan cabai, harga gula konsumen lebih tinggi dibandingkan HET. Harga patokannya Rp 16.000/kg, namun harga gula pasir Rp 18.000/kg, naik 11,11 persen.

Unggas mengalami kenaikan HET sebesar 8,84 persen menjadi Rp 36.750/kg, namun di pasaran diketahui berada pada harga Rp 40.000/kg. Sementara itu, harga telur ayam ras sedikit meningkat, dari Rp 27.200/kg menjadi Rp 28.500/kg, meningkat 5,26 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.