Akan Ada Bintang Baru di Orbit Bumi

oleh -15 Dilihat
oleh
akan ada bintang baru di orbit bumi 843444f

bacadisini.web.id TECHNO – Pada tahun 2029, NASA berencana meluncurkan satelit kecil yang terlihat seperti “bintang buatan” di langit malam. Satelit yang diberi nama Landolt ini akan ditempatkan pada orbit sekitar 35.400 kilometer di atas Bumi, meski tidak terlihat dengan mata telanjang, melalui teleskop pribadi, Anda bisa melihat satelit seukuran kotak sepatu yang mengorbit Amerika. Negara Bagian (AS). Tujuan utama misi ini adalah untuk membantu mengkalibrasi teleskop di Bumi dan membuat katalog cahaya bintang nyata yang baru dan lebih akurat. Landolt akan mengirimkan delapan laser ke teleskop di darat. Teleskop akan mengamati “bintang buatan” beserta target sainsnya.  Dengan mengukur seberapa banyak sinar laser yang diserap atmosfer bumi, para ilmuwan dapat membandingkannya dengan sekitar 60 bintang sungguhan. menyatakan bahwa penggunaan laser di luar angkasa merupakan salah satu aspek yang menarik dari misi tersebut, namun ia menekankan bahwa tujuan ilmiah dari misi tersebut penting. Seperti dikutip Space.com pada Rabu 26 Juni 2024, anggota tim misi Jamie Tyer mengatakan, “Laser di luar angkasa adalah nilai jual yang cukup bagus, seperti yang terjadi pada misi ini.” Namun secara ilmiah, apa yang kami coba lakukan di sini sangatlah mendasar,” tambahnya. Mengapa hal ini penting? Katalog luminositas bintang yang lebih akurat akan meningkatkan pengukuran berbagai sifat bintang, seperti luminositas, ukuran, dan usia. Ini presisi akan meningkatkan luminositas bintang. Dan pengukuran lain berdasarkan jarak juga membantu kita memahami usia alam semesta dan seberapa cepat perluasannya: Bagaimana kita bisa sampai di sini? kata Tirus. “Tetapi ini pertanyaan yang sangat sulit, dan untuk menjawabnya, pengukurannya harus benar-benar bagus, dan harus benar.” Secara tradisional, para astronom mengandalkan bintang yang dikenal sebagai “lilin standar”. Peter Plauchon dari Universitas George Mason, yang memimpin misi mengukur jarak ke seluruh alam semesta, menjelaskan bahwa saat ini tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui dengan tepat berapa banyak foton, atau tingkat cahaya, yang berasal dari sebuah bintang jika dilihat melalui teleskop. . Nyatakan tingkat akurasi yang diinginkan,” kata Peter Plavchan. “Sekarang kita dapat mengetahui berapa banyak foton per bacadisini.web.id yang keluar dari sumber ini dengan akurasi 0,25 persen,” katanya, seraya menambahkan bahwa data dari misi Landolt senilai $19,5 juta diharapkan dapat mengurangi ketidakpastian pengukuran cahaya bintang dari 10 persen menjadi satu. . Persentase ini sangat penting karena informasi ini memengaruhi pengukuran eksoplanet dan parameter yang digunakan untuk menentukan komposisi alam semesta oleh mendiang astronom Amerika Arlo Landolt, yang terkenal karena daftar bintang standar fotometriknya, yang berbasis di Universitas George Mason di Virginia Bekerja sama dengan ilmuwan dari 12 institusi. Satelit ini akan dibangun oleh Institut Standar dan Teknologi Nasional Departemen Perdagangan AS yang berbasis di Maryland. Gempa berkekuatan 4,4 SR mengguncang Batang, merusak rumah dan melukai warga, jelas BPBD dampak bencana alam tersebut. Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Batang pada Minggu 7 Juli 2024. bacadisini.web.id.co.id 7 Juli 2024 .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.