Tips Sehat Kembali Beraktivitas Usai Libur Lebaran

oleh -11 Dilihat
oleh
tips sehat kembali beraktivitas usai libur lebaran 19cb43d

Laporan reporter bacadisini.web.id.com Aisyah Nursyamsi

bacadisini.web.id.COM, JAKARTA – Libur Idul Fitri telah usai dan masyarakat sudah kembali beraktivitas normal. 

Agar tetap sehat, Ngabila Salama dari Kesehatan juga memberikan tips sehat agar tetap sehat dan memberikan CERDIK saat kembali bekerja setelah libur lebaran. 

Wajar jika saat lebaran, sebagian orang mengonsumsi makanan khusus yang tinggi lemak dan kolesterol. Diantaranya kue-kue seperti opor, rendang, ati goreng sambal, castangel dan nastar.

Mungkin hanya ada sedikit aktivitas olahraga selama Idul Fitri.

Nah, jika Anda ingin kembali bugar usai libur lebaran, ada baiknya Anda melakukan hal-hal tersebut.

1. C: Periksa kesehatan Anda secara teratur. Periksa apakah kondisi fisik Anda baik, seperti tekanan darah <140/90 (normal), dan apakah gula darah, kolesterol, lemak, dan asam urat normal. 

“Bagi penderita diabetes, kadar HbA1cnya kurang dari 6,5%. Jika kadarnya 5,7-6,4%, berarti Anda mengalami pradiabetes dan sebaiknya dilakukan tes setiap enam bulan sekali,” kata Ngabila dalam keterangannya, Minggu (14 April). 2024). . 

Periksa status kesehatan Anda secara gratis di puskesmas atau klinik terdekat. 

2. Benar. Singkirkan asap rokok. Namun jangan menjadi perokok aktif atau pasif.

Hal ini disebabkan karena daya tahan tubuh yang menurun sehingga membuat Anda lebih rentan mengalami batuk, pilek, dan kesulitan bernapas. 

“Orang yang menghisap rokok disebut perokok primer, orang yang langsung menghirup asapnya disebut perokok sekunder, dan orang yang menghirup sisa asap tembakau dari suatu benda disebut perokok tersier,” jelas Ngabila. 

3. R ​​: Olahraga berat. Anda dapat melakukan olahraga ringan selama 15 hingga 30 menit di kantor pada pukul 10.00 dan 14.00, atau berupaya mencapai target 8.000 hingga 10.000 langkah per hari.

4.D: Pola makan seimbang. Untuk menurunkan berat badan secara efektif dan cepat, gunakan puasa intermiten, yang melibatkan puasa setidaknya 14 hingga 16 jam dalam 24 jam. 

Alternatifnya, puasa Syawal tidak hanya menggantikan puasa tidak tuntas pada Ramadhan sebelumnya, tapi juga lebih baik dan bermanfaat, tambahnya. 

Puasa sementara bisa dilakukan kapan pun Anda mau. Misalnya, jika Anda berpuasa pada pukul 20.00 hingga 10.00, atau berpuasa hingga pukul 12.00 selama puasa 14-16 jam, Anda hanya boleh meminum minuman menyenangkan lainnya. 

Namun, di luar masa puasa, Anda bisa makan sesuai dengan asupan kalori harian. 

Penderita maag sebaiknya menghindari diet ini dan mengikutinya di bawah pengawasan ahli gizi atau dokter.  Utamakan perbanyak makan sayur dan buah serta kurangi penggunaan gula, garam, dan lemak. 

5. I : Istirahat yang cukup. Dapatkan tidur penting kurang dari 7 jam per malam, atau tambah waktu tidur Anda 15 hingga 30 menit saat istirahat kantor di siang hari. 

Anda boleh tidur siang atau tidur sekitar 15 hingga 30 menit (tidak lebih dari 30 menit).

Power nap penting untuk meningkatkan tenaga atau kekuatan agar tubuh kembali sehat dan rasa kantuk cepat hilang. 

Tidur biasanya memakan waktu 40-90 menit dan mencakup peningkatan fokus dan konsentrasi, peningkatan produktivitas dan kenikmatan, serta peningkatan kinerja fisik dan mental.

6. A: Kelola stres Anda. Melalui pengampunan, kita membangun persahabatan, berbagi cerita dan kenangan dengan rekan kerja, dan berkomunikasi. Jangan anggap remeh perasaan Anda. 

Ia menyimpulkan, “CERDIK dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit menular dan tidak menular.” 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.